Wisata Lembang, Bandung Ala Jepang di Kyotoku Floating Market

Wisata Lembang Bandung ala Jepang 4

Jepang merupakan salah satu negara yang paling diminati oleh masyarakat Indonesia. Banyak orang yang memiliki impian untuk pergi dan berlibur ke Negeri Sakura tersebut. Namun, Jepang bisa dirasakan di Wisata Lembang, Bandung ala Jepang.

Tempat wisata yang dimaksud ini tepatnya adalah Kyotoku Floating Market. Tidak perlu jauh-jauh sampai ke Jepang. Para pengunjung bisa merasakan nuansa Jepang yang tradisional dan budayanya di objek wisata satu ini.

Bagi para wisatawan yang tertarik untuk wisata ala Jepang di Indonesia. Berikut adalah ulasan selengkapnya mengenai Kyotoku Floating Market.

Lokasi Wisata Lembang, Bandung Ala Jepang Kyotoku Floating Market

Kyotoku Floating Market ini merupakan bagian dari wisata Lembang, Bandung ala Jepang. Jadi, sebenarnya ada banyak tema dan objek wisata lain yang bisa dikunjungi pada daerah tersebut. Misalnya saja, seperti Rainbow Garden, dan Mini Town.

Kampung Jepang di Bandung sendiri merupakan tempat wisata yang terkenal di Kota Bandung. Jadi, para pengunjung tidak perlu khawatir tentang jalan, rute, dan akses masuk ke tempat wisata satu ini.

Floating Market satu ini beralamat di Jalan Grand Hotel No. 33. Jam buka dari objek wisata ini cukup lama yaitu dari jam 9 pagi hingga jam 7 malam pada hari Senin hingga Kamis. Untuk akhir pekan, seperti hari Jum’at, Sabtu, dan Minggu.

Jam buka Kyotoku Floating Market ini lebih lama yaitu pada jam 8 pagi hingga jam 8 malam. Jadi, para pengunjung tidak perlu khawatir karena ada banyak waktu yang bisa dihabiskan di objek wisata satu ini.

Aktivitas yang Bisa Dilakukan di Kyotoku Floating Market

Karena konsepnya adalah wisata kampung Jepang, tidak heran jika aktivitas yang bisa dilakukan pengunjung berkaitan dengan budaya Jepang. Tidak hanya berfoto dengan latar belakang khas Jepang saja.

Ada banyak aktivitas yang berkaitan dengan budaya Jepang yang bisa dicoba di Kyotoku Floating Market. Berikut adalah ulasan selengkapnya:

1. Sewa Kimono Maupun Yukata

Wisata Lembang Bandung ala Jepang 2
Foto: Instagram @kyotoku_floatingmarket

Kimono dan Yukata merupakan pakaian tradisional Negara Jepang yang merupakan ikon dari Negara tersebut. Karena itu, pastinya kurang lengkap mengunjungi wisata Bandung ala Jepang jika tidak mengenakan kimono atau yukata.

Tidak perlu membawa kimono atau yukata sendiri. Para pengunjung bisa meminjam atau menyewa saja kimono maupun yukata di Kyotoku Floating Market. Harganya pun cukup terjangkau. Hanya Rp75.000 saja untuk per jamnya.

Jika para pengunjung ingin yang lebih murah lagi, pengunjung bisa memilih paket seharga Rp175.000. Harga ini tidak hanya termasuk sewa kimono atau yukata saja. Namun juga, jasa untuk foto di lokasi yang diinginkan.

2. Berfoto di Atas Perahu

Wisata Lembang Bandung ala Jepang 1
Foto: Google Maps

Untuk membuat wisata Lembang, Bandung ala Jepang ini lebih berkesan. Para pengunjung bisa mencoba berfoto dengan latar belakang khas Jepang. Namun, tidak hanya sekedar rumah-rumah atau bangunan ala Jepang saja.

Sebagai floating market, tentu saja akan ada perahu yang disediakan pada objek wisata ini. Pengunjung bisa memaksimalkan vibe Jepang pada foto yang diambil dengan berfoto di atas perahu khas Jepang ini.

3. Belajar Upacara Minum Teh

Wisata Lembang Bandung ala Jepang 3
Foto: Instagram @kyotoku_floatingmarket

Pada Kyotoku Floating Market ini, para pengunjung tidak hanya akan melihat pemkamungan kampung khas Jepang. Para pengunjung juga punya kesempatan untuk mempelajari upacara minum teh yang menjadi salah satu tradisi paling penting di Negara Jepang.

Tradisi minum teh disebut juga sebagai Chado atau Chanoyu. Para pengunjung bisa mempelajari pengetahuan dasar mengenai budaya ini di sini.

Itulah ulasan seputar wisata Lembang, Bandung ala Jepang di Kyotoku Floating Market. Jika para wisatawan ini ingin berkunjung di Jepang namun tetap di Indonesia. Lokasi ini menjadi pilihan yang paling tepat.  

XoXo, Travelbeib Signature on About Page

Recent post:

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »